BNSP : Lembaga Penting Sertifikasi Profesi

Berbeda dengan paradigma lama yang selama ini masih berlaku di beberapa organisasi, bahwa di dalam sistem penyiapan tenaga kerja dalam format paradigma baru telah mengenal 2 (dua) prinsip dasar dalam mengelola tenaga kerja, yaitu: pertama penyiapan tenaga kerja didasarkan atas kebutuhan dari pengguna, kedua proses diklat sebagai wahana penyiapan tenaga kerja dilakukan dengan menggunakan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi.

Keberadaan BNSP merupakan bagian integral dari perkembangan paradigma baru dalam sistem penyiapan tenaga kerja yang berkualitas sebagaimana diharapkan oleh pengguna. Saat ini BNSP mempunyai tugas dan fungsi :  sosialisasi dan edukasi mengenai sistem sertifikasi profesi nasional kepada publik dan semua pihak serta pemangku kepentingan terkait, mempersiapan para calon asesor kompetensi , asesor lisensi dan calon pendiri  lembaga sertifikasi profesi untuk memahami segala ketentuan dan aturan main dalam memberikan sertifikasi profesi kepada tenaga kerja melalui pelatihan dan workshop. Hal ini juga dikukuhkan dengan adanya Undang-undang No.13 Tahun 2013 tentang ketenagakerjaan Pasal 18 mengamanatkan pembentukan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk melaksanakan sertifikan kompetensi.

Apa pentingnya sertifikasi profesi bagi kita, baik sebagai pelaku bisnis, individu karyawan atau bahkan sekaligus sebagai pihak yang bergelut dalam bidang sertifikasi itu sendiri. Beberapa manfaat bagi pelaku indistri adalah membantu meyakinkan dan memastikan kepada klien bahwa produk / jasanya telah disiapkan oleh tenaga yang kompeten sekaligus memastikan kemampuan karyawan dalam meningkatkan produktivitas. Sementara itu manfaat bagi individu karyawan adalah membantu yang bersangkutan dalam merencanakan karirnya, sekaligus merencanakan promosi profesi dipasar tenaga kerja dalam memenuhi persyaratan regulasi yang berlaku bagi industri. Disisi lain kehadiran BNSP sangat membantu dalam mendorong tercapainya efisiensi dalam pengembangan program diklat, melalui pemastian kesesuaian sistem pembinaan dan pengendalian SDM di sektor/industrinya

Arah Kebijakan Pengembangan Sertifikasi Kompetensi Profesi  

Sistem sertifikasi kompetensi terpadu dan harmoni lintas sektor dikembangkan  melalui  pemberdayaan  lembaga BNSP yang  diharapkan mampu  meningkatkan  pengakuan kompetensi  dalam era persaingan penggunaan tenaga kerja yang profesional dan kompeten sebagaimana  tuntutan industri baik local maupun internasional. Hal ini dapat tercapai melalui terbangunnya sistem dan kelembagaan pengembangan kompetensi tenaga kerja yang harmonis dan terlaksananya pelayanan sertifikasi kompetensi tenaga kerja profesional baik melalui skema jabatan (occupational), skema pekat kompetensi dan Skema Kualifikasi Kerja Nasional (KKNI) serta skema unit kompetensi.

Sumber :  http://indhri.org/article/2017/04/07/bnsp-lembaga-penting-pendukung-sertifikasi-profesi